Sabtu, 12 April 2014

Buah Beringin dan Buah Semangka


Dikisahkan bahwa ada seorang yang sedang duduk dibawah pohon beringin yang rindang. Angin semilir memanjakan dirinya, pemandangan langit biru membuatnya takjub, dia begitu nyaman dibawah pohon rindang itu.

Tiba-tiba ada suatu hal yang melintas dibenaknya ketika melihat gumpalan buah pohon beringin yang banyak dan berwarna merah. Dia membayangkan, kenapa buah pohon beringin yang banyak ini bentuknya kecil? Kalau besar seperti semangka mungkin akan lebih nikmat dan nyaman berada dibawah pohon ini.
Kenapa buah pohon beringin ini berada di ujung ranting yang kecil? Jadinya kan susah untuk diambil dan dinikmati, padahal warnanya yang merah pasti lebih manis dari setrawberri. Tidak adil sekali,!! kenapa semangka yang buahnya enak tidak sebanyak buah beringin dan serindang pohon beringin ??!!.

Tak lama ia melamun, jatuhlah sesuatu mengenai hidungnya. Ternyata itu adalah buah beringin. Dia tersadar dari lamunannya dan beristighfar, karena telah menuduh sang pencipta tidak adil. Apa jadinya kalau lamunanku tadi menjadi kenyataan? mungkin hidungku hilang bahkan kepalaku juga hilang karena buah beringin menjadi sebesar semangka dan kalau buah beringin tumbuh di batang yang besar, dia tidak bisa senyaman tadi karena akan banyak semut dan kemungkinan buahnya akan sering jatuh diatas kepalanya.

Bukankah Sang Pencipta Alam ini lebih adil dan bijaksana??
Kawan, Allah lah pencipta alam semesta, Dia lebih tahu dari apapun yang pernah kalian tahu, Dia lebih adil dari apapun yang pernah kalian bayangkan.

Mintalah ilmu padaNya karena Dialah yang punya ilmu. Mintalah keadilan padaNya karena Dialah yang Maha Adil. Dan mintalah apapun padaNya karena semuanya hanya milik Allah.
Allah Yaa Robb, kami tak tahu, kami tak mengerti.
Ajari kami yaa Robb, bagaimana cara kami meminta yang baik padaMu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar