Kamis, 13 November 2014

Kisah Indera - Telinga 2



Orang yang dekat dengan Allah, ia bisa tahu kapan gunung akan meletus, kapan wanita hamil akan melahirkan tanpa bantuan radar. Yakinlah pada Allah.

Untuk bisa dekat dengan Allah, tentu harus melalui banyak proses. Untuk saat ini saja, aku belum bisa bersyukur dengan benar atas nikmat Allah. Aku masih berusaha menggapai ridhoNya. Aku yakin, aku berusaha mendekati Allah dan Allah berusaha mendekatiku.

Duhai Tuhanku yang maha bijaksana, tolong jaga pendengaranku agar aku bisa menggunakannya dalam hal-hal kebaikan yang membawa manfaat di dunia dan akhirat.

Pembaca yang budiman, penulis jadi teringat masa kholifah Umar bin Khottob Ra.

Ketika Umar Ra sedang berkhutbah diatas mimbar di Madinah, tiba-tiba ia melihat dan mengetahui pasukan muslim yang tengah berperang di Yerussalem, Palestina sedang terdesak. Lalu secara tiba-tiba Umar Ra berkata “Wahai Sariyah, pergi (berlindung) ke balik bukit itu, bukit itu !”.

Madinah dan Yerussalem itu jauh seekaaliiii.

Jama’ah yang berada di Madinah terkejut dan heran karena Umar Ra tiba-tiba berkata demikian sambil menunjuk nunjuk. Tapi ternyata beliau mengetahui bahwa pasukan muslim yang berperang di Yerussalem dibawah pimpinan Sariyah bin Zanim Al-Khalji sedang terdesak oleh pasukan musuh sehingga Umar Ra yang mengetahui hal itu segera memberi tahu Sariyah untuk berlindung di balik bukit dan Sariyah pun mendengar ucapan Kholifah Umar Ra.
Saat itu jumlah pasukan musuh lebih banyak dan datang dari berbagai arah, dengan berlindungnya Sariyah ke balik bukit yang ditunjuk Umar, musuh hanya bisa menyerang dari satu arah. Sehingga pasukan muslim yang mempunyai semangat tinggi bisa menguasai peperangan itu. Dan akhirnya pasukan muslim berhasil menduduki Yerussalem.

Selang beberapa minggu kemudian, datanglah pasukan yang dipimpin Sariyah menghadap Umar Ra. Ia mengatakan bahwa, persis di hari yang sama ketika Umar Ra berkhutbah di Madinah, Sariyah mendengar suara Umar ra yang memerintahkan untuk berlindung ke balik bukit itu. Wallahu a’lam.

Terimakasih, kita akan lanjut ke Kisah Indera selanjutnya. Semoga bermanfaat ☺.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar