Selasa, 04 November 2014

Kisah Kasih di Sekolahnya part 6



Pernah terlintas di fikiran Yono, “Kenapa Yeni mau sama saya?  Ada apa dengan suaminya?” tapi Yono tak peduli dengan fikiran negatif itu, yang jelas dia tak ingin jauh dari Yeni.
Yeni sudah tidak mengajar Yono lagi karena Yeni hanya mengajar di kelas 1 dan kelas 2 SMA, tapi komunikasi mereka tetap berjalan baik.

Singkat cerita, sekolah itu akan mengadakan acara perpisahan untuk kelas 3. Yono yang selalu ingin dekat dengan Yeni kini merasa sedih kalau nanti tidak bisa bertemu Yeni lagi. Saat jalan bersama, saat satu motor berdua, saat satu piring berdua, saat saling berbagi cerita, saat bercanda ria akan hilang bersama perpisaan itu.
Yono mengutarakan hal itu, dan Yeni menjawab “jangan sedih, meski kau sudah bukan anak SMA lagi, kamu boleh main ke rumah “.

Tepat dua hari sebelum perpisahan,Rabu 1 April, Yono main ke rumah Yeni. Mereka mengobrol seperti biasa, namun ada yang tidak biasa ketika Yono mau pulang. Yeni hendak mencium Yono, tapi Yono menolak. Ketika Yono berdiri, Yeni memeluk Yono dengan erat. Yono yang sangat mencintai Yeni, tidak pernah terbayang untuk melakukan hal seperti itu kecuali dengan jalan yang benar. Tapi kini, Yeni yang memulainya. Yono pun memeluk erat Yeni juga, meski malu tapi dia tidak ingin melepaskan pelukan itu. Selang beberapa saat Yono pun rela melepaskan pelukan itu, dan ia pulang.

Tiba saatnya Yono hendak berangkat ke acara perpisahan, Yeni mengantar Yono dengan ditemani anaknya dan memberinya sebuah surat yang berisi : "No, berat hati ini melepasmu. Tapi aku yakin kamu sudah waktunya untuk melihat dunia yang lebih luas. Jaga dirimu baik-baik saat aku tak bisa lagi menemanimu”

Kawan, tahu tidak kabar Yono dan Yeni sekarang?

Karena usia mereka yang jauh berbeda, mereka memiliki kesukaan dan persepsi yang berbeda pula, bahkan bertentangan. Yono yang begitu membutuhkan kasih sayang Yeni, ia selalu mengalah padahal diusianya yang sekarang adalah waktu egois-egoisnya kaula muda, ia selalu tertekan dan tidak merasa tenang. Ketika jauh, ia sangat ingin bertemu, tapi ketika bertemu, Yono mendapati Yeni sedang bersama muridnya yang lain. Yono tidak menyukai pemandangan itu karena ia takut akan ada yang merebut Yeni.

Sedangkan Yeni, beranggapan bahwa Yono telah pergi meniti karir di dunia industry. Ia tidak mungkin selamanya terus bersamanya. Ia telah bersuami, sudah punya anak, dan masih banyak tanggungjawab yang ia bawa. Mungkin Yono sudah punya pacar baru. ”Walau agak sakit, tapi apa boleh buat. Aku tak ingin merusak masa mudanya. Semoga tidak ada murid yang seperti Yono lagi, cukup Yono”, kata hati Yeni.

Jreengg, sampai disini saja ceritanya. Terimakasih telah mengambil hal positif dari cerita ini dan penulis sangat menyesal jika pembaca mengambil hal yang negative.
Mungkin benar bahwa cinta itu tak harus memiliki, tapi gak gitu juga kale. Orang baik itu, orang yang tidak menginginkan kepunyaan orang lain. Lah Yono? Masa ia ingin memiliki Yeni yang sudah bersuami?.
 
Kasihan ya, Yono. Ia tidak bisa bersama orang yang dicintainya. Yeni juga, udah punya suami masih sempet-sempetnya deket sama cowo sampe segitunya.

Eh, pembaca. Setiap hal di dunia ini diciptakan berpasangan, ada negative dan ada positif. Kalau hal negative dipandang negative mah udah biasa, tapi sebenarnya banyak lho hal positif yang dipandang negative, tergantung kita memandang dari sudut sebelah mana. jadi, TOLONG, BAGI YANG MEMBACA TULISAN INI (DARI PART 1 SAMPAI PART 6), AMBILLAH SISI POSITIFNYA. TERIMAKASIH.

Crisye - Kisah Kasih Di Sekolah
Resah dan gelisah
Menunggu disini, Di sudut sekolah
Tempat yang kau janjikan, ingin berjumpa denganku
Walau mencuri waktu, berdusta pada guru
            Malu aku malu, pada semut merah
            Yang berbaris di dinding menatapku curiga
            Seakan penuh Tanya, sedang apa disini?
            Menanti pacar jawabku
Sungguh aneh tapi nyata, takkan terlupa
Kisah kasih di sekolah, dengan si dia
Tiada masa paling indah, Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah, kisah kasih di sekolah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar