Sabtu, 08 November 2014

Kisah Rasa 3T part 3



Yah, itulah hari bersejarah dalam hidup Tono dan Tini, 12.00 Wib 19 Februari di bawah pohon kersem . tidak ada satupun yang tahu meraka ketemuan disitu, hanya aku, engkau dan tuhan yang tahu.

Esok harinya, Tono mengantar Tini bersama keluarga ke stasiun. Tono yang cuek, ternyata Cuma kepada yang belum dekat saja, nyatanya Tini dan keluarga tidak merasa risih dengan Tono, karena memang asik.

Tiba-tiba Hp Tini bunyi, itu telepon dari Toni. Tono kaget, “sepertinya Toni masih punya rasa sama Tini”, kata hati Tono. Lalu Tini bilang kalau Tono juga ikut mengantarnya. Tak lama ia menelpon, kereta tujuan Tini datang. Ia menyudahi teleponnya dan ia berangkat menuju cita-citanya.

Tono yang baru saja mengungkapkan perasaannya pada Tini, saat itu merasa sedih, taapi ia tidak menyesalinya. Long Distance Relation adalh istilah yang tepat buat mereka, yaitu hubungan jarak jauh.

Sampai sekarang, sampai penulis mengakhiri penulisan cerita ini, mereka masih berhubungan. Kesetiaan mereka mungkin nomor  satu diantara teman-temannya yang lain. Tapi dibalik kesetiaan mereka, mereka juga manusia yang punya kekurangan. Tono setia karena ia tidak bisa berlama-lama dekat dengan cewe, walau romantic tapi kalau kelamaan dia menjadi salting-salah tingkah. Jadi, daripada malu nanti deket-dekat teman cewenya, mending sendiri saja. Mungkin sering merasa sepi, tapi alam yang indah ini menjadi penghiburnya ketika ia sedang merindukan Tini.

Tini setia karena memang dia tidak ingin bermain-main dengan cinta, ia hanya ingin satu untuk selamanya, dan Tono, ia percayakan cintanya pada dia.

Tak kalah kacaunya perasaan Toni diabanding mereka. Bukan hal ini yang ia inginkan, ia menjadi canggung kala bertemu dengan Tono. Iya-lah, Toni jadi ngerasa menjadi orang ketiga diantara mereka berdua, padahal kan sama-sama teman.

Tuuut, terimakasih sudah mampir di kisah ini. Saya cukupkan sampai disini saja, penulis bingung karena takut mengganggu privasi orang lain, yaa walaupun temen sendiri dan udah dapet izin juga kan gimana gitu.

Intinya, bagi yang seperti Tono, gak usah jaim dweh, “ padahal penulis juga jaim :-D “. Kalau iya, ya tunjukkan kalau itu “iya”. Udah jaim, dibalik topeng cuek lagi, kan jadi kelihatan garang :-D.

Bagi yang seperti Tini, penulis kagum dengan dia, walau dia itu punya rasa penasaran yang tinggi tapi prinsipmu “Kuingin hanya satu untuk selamanya” layak mendapat acungan 3 jempol dari penulis :-D. Punya pacar tu gak wajib, jadi ya gak mesti punya pacar kan. Baru kalau sudah menemukan petunjuk lahir dan batin, kita buka hati dweh buat si dia, kaya si Tini nih ;-).

Nah, kalu yang seperti Toni. Penulis harap gak usah canggung lagi deket sama Tono. Tono tau kalau banyak yang suka sama Tini, tapi dia kan jaim, jadi bisa jaga sikap selama 10 menit mah :-D. Trus juga gak usah caper, apalagi sampai menyalahkan orang lain demi mendapat perhatian dari si dia.

Itulah seninya hidup, keindahan dan kenyamanan setiap orang itu beda-beda. Penulis berharap, pembaca bisa saling menjaga perasaan kepada siapapun walaupun itu orang ketiga diantara kau dan dia. Cemburu boleh, tapi gak boleh curiga.
Kisah Rasa 3T sendiri diambil dari nama samara tokohnya, Tono,Tini,Toni yang saling mempunyai perasaan. Terima kasih, Wassalam ♥.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar